TEMPO/Imam SukamtoTEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin meminta pemerintah tidak memotong anggaran tunjangan guru. Menurut politikus Partai Golongan Karya ini, jasa guru besar dan semua orang harus berterima kasih kepadanya. Ade mengaku akan berbicara dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Badan Anggaran DPR agar tunjangan guru tidak dipotong. Dalam rapat bersama DPR kemarin, Menteri Sri Mulyani mengumumkan rencana pemangkasan tunjangan profesi guru sebesar Rp 23,4 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016. Menurut Sri Mulyani, pemotongan ini dilakukan untuk menyesuaikan anggaran dengan data riil jumlah guru di lapangan.
Source: Koran Tempo August 26, 2016 05:23 UTC