REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Marwah Daud Ibrahim memilih tetap meyakini Dimas Kanjeng Taat Pribadi memiliki kesaktian yang tak dimiliki orang lain pada umumnya. Menurutnya karena sudah tidak lagi satu pandangan dengan MUI, Marwah memilih mengundurkan diri. Itu sudah tidak proporsional lagi," ujarnya di PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (11/10). Oleh karena itu, Ma'ruf juga menghimbau kepada para pengikut Taat Pribadi yang masih bertahan di padepokan untuk segera kembali. "Kita minta kepada mereka kembali lah, kembali yang benar dan itu sudah tidak sesuai dengan ajaran agama dan sudah banyak rugikan orang, sehingga layak sudah memahami dan mengambil pelajaran dari apa yang terjadi," katanya.
Source: Republika October 11, 2016 12:22 UTC