REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Buya Anwar Abbas menyatakan, semua pihak seyogianya berlapang dada jika dikritik. Sebab, lanjut dia, melalui kritik, seseorang atau organisasi bisa bercermin apakah sudah berbuat yang baik dan benar atau belum. Menurut Buya Anwar, ikhtiar menjadi baik dan benar bagi Muhammadiyah mesti dilihat sebagai sebuah tugas suci. Buya Anwar berpesan, keberimbangan penting adanya, baik dari sisi pengkritik maupun pihak yang dikritik. Sebaliknya, jika rasio atau pikirannya yang terlalu dominan, peran dari perasaannya dalam mempertimbangkan sesuatu akan menurun," papar Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini.
Source: Republika January 09, 2026 06:50 UTC