REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Pemerintah Arab Saudi memerintahkan kementerian dan lembaganya untuk meninjau ulang proyek infrastruktur dan pembangunan ekonomi yang belum selesai senilai miliaran dolar AS. Untuk membuat anggaran negara lebih efisien, pemerintah Arab Saudi pada tahun lalu telah membuat badan khusus untuk Rasionalisasi Penjadwalan Modal dan Operasional Proyek. Anjloknya harga minyak ini semakin mempersulit pemerintah Arab Saudi untuk menemukan sumber uang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan konstruksi mereka. Pemerintah Arab Saudi telah mengatakan bahwa pihaknya ingin mulai mengajak sektor swasta ke dalam proyek untuk mengurangi tekanan pada keuangan negara. Dalam sebuah laporan bulan Januari, konsultan Faithful + Gould memperkirakan setidaknya 13,3 miliar dolar AS proyek pemerintah Arab Saudi berisiko dibatalkan tahun ini karena tekanan fiskal dan perubahan prioritas pemerintah.
Source: Republika April 17, 2017 00:11 UTC