REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan akan menolak merundingkan kembali kesepakatan nuklir sampai sanksi atas negara Timur Tengah itu dicabut. Pertama, cara meredakan sanksi juga mengatasinya dan cara mencabut sanksi tersebut. Setelah bertahun-tahun sanksi multilateral, Iran mencapai kesepakatan nuklir penting dengan kelompok kekuatan dunia P5 +1 pada 2015. Kesepakatan itu mencabut sanksi dengan imbalan pembatasan program nuklir Iran. Dalam pidatonya, Khamenei juga mengecam Prancis, Jerman dan Inggris, yang dikenal sebagai E3, karena mengkritik Iran.
Source: Republika November 24, 2020 21:11 UTC