Menurut Letkol laut (K) dr Marcus Anthonius SpKFR, bila seseorang telah memilih akupuntur, lebih baik tidak menambah dengan konsumsi obat untuk menghilangkan nyerinya. ’’Setiap hari ada 60-70 pasien yang ingin akupuntur. Kalau saya kasih obat tidak akan kentara nantinya, kalau nyerinya reda karena akupuntur atau obatnya,’’ ulas Marcus. Menurutnya, tidak semua dokter memilih metode akupuntur yang lebih cocok untuk pasiennya. ’’Kalau tidak ingin obat, tapi sama dokter atau akupunturisnya diberi obat harus berani menanyakan urgensi obatnya,’’ tegasnya.
Source: Jawa Pos October 25, 2017 15:22 UTC