Kiai Cholil menilai, gerakan boikot produk Prancis untuk efek jera. Seruan ini merupakan buntut dari penghinaan yang dilakukan majalah Charlie Hebdo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron terhadap Nabi Muhammad SAW dan Islam. Seruan boikot produk Prancis ini salah satunya berasal dari Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah Depok, KH Cholil Nafis. Maka, kata dia, boikot produk-produk asal Prancis adalah bagian dari cara untuk mengingatkan dan menasihati kemungkaran yang dilakukan oleh masyarakat Prancis atas nama kebebasan berekspresi. “Sebisa dan semaksimal mungkin harus mengganti atau memboikot produk-produk Prancis yang ada dengan produk-produk lainnya,” kata Ketua Mejelis Tanfidzi IKSASS Jabodetabek, Ahmad Haitami.
Source: Republika November 02, 2020 15:22 UTC