Ia meyakini bahwa semua rapot pendidikan di semua negara terdampak pasti menjadi rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ’’Saya yakin rapot dari hampir semua negara itu pasti kalau dibandingkan dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya, pasti di bawah catatan sebelumnya itu. Cuman kita tidak bisa membandingkan bagaimana Indonesia dengan negara lain tentunya, tapi kalau dibandingkan dengan kinerja masing-masing negara, pasti di bawah,’’ jelasnya dalam Outlook Pendidikan Indonesia 2021, Minggu (3/1). Hal yang membuat kinerja pendidikan Indonesia rendah adalah penyelenggarakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang tidak optimal. ’’Kalau kita perbandingkan dari segi capaian, most likely dia akan akan kalah dengan sekolah-sekolah yang bisa menyelenggarakan PJJ,’’ jelasnya.
Source: Jawa Pos January 03, 2021 09:33 UTC