Anak dari penggali kubur ini tidak hanya sudah berprofesi sebagai dokter, namun juga akan melanjutkan studi doktoral di Kobe University Japan pada September 2017. Bahkan, kini melalui program kerjasama U to U (University to University), ia mampu meraih beasiswa S3 di Kobe University. "Mukhamad Sunardi berasal dari keluarga kurang mampu, dan kini dia menyandang gelar dokter yang ia peroleh melalui program bidik misi", ungkapnya. Kepala Diskominfo Kendal Muryono yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, kehadiran dokter Sunardi ini bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Kendal. Berita ini telah tayang di Tribun Jateng, Senin (4/9/2017), dengan judul: KISAH Anak Penggali Kubur yang Berhasil Jadi Dokter dan Raih S3 di Jepang
Source: Kompas September 05, 2017 00:02 UTC