Kisah Perempuan Afganistan Perjuangkan Hak Kaum Difabel - News Summed Up

Kisah Perempuan Afganistan Perjuangkan Hak Kaum Difabel


Pasalnya, budaya Afganistan masih melihat perempuan dan kaum difabel menggeluti dunia olahraga sebagai hal yang tak lazim. Bayat, yang sudah menggeluti basket selama lima tahun, saat ini menjabat sebagai tim kapten nasional basket perempuan kursi roda Afganistan. Dia sangat ingin menyuarakan bahwa perempuan Afganistan kuat dan bisa melakukan apapun yang ingin dilakukan, termasuk kaum difabel yang memiliki hak sama dengan orang normal pada umumnya. Pemerintah Afganistan disebut Bayat telah mendukung kaum difabel di sektor olahraga, walau masih terbatas pada anggaran. Turnamen untuk kaum difabel pun mulai diadakan, mesti tergantung pada situasi keamanan.


Source: Koran Tempo October 17, 2018 12:45 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */