teriak Dewi Febriyanti, murid SMP yang berjualan bakpau di pom bensin sebelah Perumahan Ubud, Tangerang, Rabu (24/7/2019). Dia memilih berjualan di pom bensin karena tempatnya yang lebih dekat dari rumah nenek daripada rumah orangtuanya. Setiap hari ia membawa 10 boks bakpau dengan isi masing-masing boks 15 bakpau. Ia pernah berjualan di pom bensin lain, tetapi diusir. Waktu SD sebelum berjualan bakpau, Dewi pernah mencari rongsokan bersama ibunya.
Source: Kompas July 25, 2019 01:11 UTC