Utusan Myanmar pro Suu Kyi dan militer saling klaim di PBB. REPUBLIKA.CO.ID, YANGON -- Pemerintah militer Myanmar dan utusan yang dikirim oleh pemerintahan sipil pro Suu Kyi saling klaim di PBB. Pada Jumat, pekan lalu Duta Besar Myanmar untuk PBB Kyaw Moe Tun memutuskan hubungan dengan junta di depan Sidang Umum PBB dan meminta PBB memulihkan situasi. Pada Selasa (2/3), Kementerian Luar Negeri Myanmar mengirim catat verbale ke PBB yang mengeklaim Kyaw Moe Tun telah dicopot dari jabatannya. Dujarric mengatakan bahwa utusan PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener, yang saat ini berada di Swiss, melanjutkan perbincangannya dengan berbagai pihak mengenai situasi saat ini.
Source: Republika March 03, 2021 03:45 UTC