Pakar komunikasi politik, Universitas Padjajaran Bandung, Lely Arrianie mengatakan, perpecahan Gerindra dan PKS dapat terjadi jika Prabowo Subianto tidak menunjuk calon wakil presiden (cawapres) dari PKS. Pembelahan partai bisa terjadi jika Pak Prabowo mengambil nama lain di luar PKS," ungkap Lely kepada JawaPos.com, Sabtu (14/4). PKS dengan 9 nama yang telah disodorkan, tentu akan mempertanyakan keputusan Prabowo jika nantinya mengambil cawapres di luar nama-nama tersebut. "Bahwa masa dari 9 nama itu nggak ada yang dianggap berkualitas yang bisa mendongkrak elektabilitas, kalau saya jadi PKS itu akan jadi argumentasi," lanjut Lely. Jika Prabowo dipasangkan dengan Aher, maka berdampak buruk bagi elektabilitasnya, sebab berkaca di pilpres 2014 Prabowo sendiri telah memenangkan suara Jabar.
Source: Jawa Pos April 14, 2018 14:26 UTC