Kedatangan mereka itu untuk mendesak komisi antirasuah menangkap monster mafia hukum yang mereka sebut 'Makumon Go' (Mafia Hukum Monster Go). Julius mengatakan, dari kasus yang diungkap KPK menunjukkan bahwa praktek mafia hukum di lembaga pengadilan terjadi hingga tingkat Mahkamah Agung. JawaPos.com - Koalisi Pemantau Peradilan mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Koalisi Pemantau Peradilan memberikan apresiasi terhadap langkah KPK dalam beberapa tahun terakhir menangkap sejumlah mafia hukum khususnya oknum hakim dan pegawai pengadilan yang terlibat dalam praktek korupsi," kata Julius Ibrani dari YLBHI di depan gedung KPK, Selasa (26/7). Koalisi yang terdiri atas Indonesia Corruption Watch (ICW), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), dan ICJR itu diterima dua pimpinan KPK yaitu Alexander Marwata dan Saut Situmorang.
Source: Jawa Pos July 26, 2016 07:41 UTC