REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan rintisan (startup) Kopi Kenangan menargetkan membuka 250 outlet yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia sampai akhir tahun. Saat ini, jumlah toko Kopi Kenangan baru mencapai 154 buah dengan masih terfokus di Pulau Jawa dan sekitarnya. Sebab, buying power atau daya beli masyarakat terhadap kopi retail seperti Kopi Kenangan belum terlalu besar. Dari 100 persen peminum kopi, hanya tujuh persen di antaranya yang mengonsumsi kopi fresh brewed atau diseduh secara manual oleh retailer. Tapi, James menilai, dengan tumbuhnya Kopi Kenangan dan startup kopi retail lain, kebiasaan itu terlihat semakin bergeser.
Source: Republika October 29, 2019 05:15 UTC