Para pengunjuk rasa memegang peluru yang mereka katakan milik polisi Irak saat demonstrasi di Baghdad pada hari Selasa, 1 Oktober 2019. [CNN]TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Hak Asasi Manusia Parlemen Irak mengatakan korban tewas dalam demonstrasi di Baghdad dan sejumlah kota lain meningkat menjadi 100 orang setelah memasuki hari kelima. Sedikitnya lima orang tewas ditembak mati oleh aparat keamanan di empat distrik ibu kota selama jam malam. Setidaknya 93 orang tewas dan 3.978 lainnya terluka dalam protes keras di seluruh Irak minggu ini, kata Ali Akram al-Bayati, seorang anggota Komisi Tinggi Independen untuk Hak Asasi Manusia Irak. Pendemo berkumpul dalam demonstrasi selama jam malam, tiga hari setelah protes anti-pemerintah nasional berubah menjadi kekerasan, di Baghdad, Irak 4 Oktober 2019.
Source: Koran Tempo October 06, 2019 09:33 UTC