Rudal Korut itu ditembakkan saat Menteri Pertahanan dari Seoul dan Washington berjanji untuk meningkatkan kerja sama dalam menghadapi rudal Korea Utara. Ketegangan meningkat karena Korea Utara telah melakukan sejumlah rekor peluncuran rudal tahun ini, termasuk setidaknya 23 pada Rabu saja dan peluncuran ICBM pada Kamis. Seorang pejabat senior pemerintah AS mengatakan, bahwa meskipun Amerika Serikat sejak Mei telah menyebut bahwa Korea Utara sedang bersiap untuk melanjutkan uji coba nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017, tidak jelas kapan akan melakukan uji coba semacam itu. Pada Mei lalu, China dan Rusia memveto dorongan pimpinan AS untuk menjatuhkan lebih banyak sanksi PBB sebagai tanggapan atas peluncuran rudal Korut. Simak: Korea Utara Menembakkan Rudal Balistik ke Jepang, Rakyat Diminta BerlindungREUTERS
Source: Koran Tempo November 04, 2022 19:11 UTC