REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan penurunan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) menjadi sebesar 2,8 persen pada kuartal III 2017. Direktur Keuangan BNI, Rico Budidarmo, mengatakan, selama hampir dua tahun ini NPL BNI semakin membaik dari waktu ke waktu. Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI, Adi Sulistyowati, menambahkan, total aset BNI pada kuartal III 2017 sebesar Rp 668,21 triliun. "Indikasi kualitas aset yang meningkat itu ditandai dengan membaiknya NPL dari 3,1 persen pada kuartal III 2016 menjadi 2,8 persen pada kuartal III 2017," ucapnya. Selain itu, rasio Loan at Risk juga menunjukkan tren membaik dari 11,8 persen pada kuartal III 2016 menjadi ke level 11,1 persen pada kuartal III 2017.
Source: Republika October 12, 2017 19:07 UTC