REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tanggal 22 Februari 2013 merupakan hari yang sangat monumental bagi Kristin. Ia menganggap Islam adalah agama yang menakutkan. Di situ ia baru tahu bahwa peradaban manusia sekarang didasari oleh tiga agama monoteistik dan kontribusi agama tersebut pada sejarah, pembangunan manusia, dan budaya. Ia mulai menyadari bahwa Islam bukanlah agama barbar, seperti marak diberitakan oleh mayoritas media di negara Barat. Di sana, ia dikenalkan dengan keindahan Islam dan ia pun merasa damai.
Source: Republika August 03, 2017 11:03 UTC