"Ada lembaga survei yang habis konferensi pers hasil surveinya langsung kabur. Ferry menuturkan survei belakangan menunjukkan hasil yang membuatnya bertanya-tanya, mengapa ada salah satu pasangan calon yang tingkat elektabilitasnya jauh sekali dibanding pesaingnya. Apalagi, kata dia, ada lembaga survei yang menempatkan pasangan calon kepala daerah inkumben, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, di posisi pertama dengan selisih yang besar. Dia mengaku prihatin jika ada tim pasangan calon yang diperlakukan seperti itu saat rilis hasil survei. "Kami prihatin kalau ada yang mengalami seperti itu," kata Didi dalam acara yang sama.
Source: Koran Tempo January 21, 2017 05:29 UTC