Kedua film yang mewakili Indonesia tersebut adalah Kucumbu Tubuh Indahku (KTI) dan Ambu. Film ini dinilai berhasil menampilkan gambar yang sangat estetik, dan juga mengandung nilai budaya lokal lengkap dengan persoalan kompleksitas seksualnya. Pun demikian, dalam proses penyuguhan ceritanya, Garin mampu menggunakan pendekatan simbolis untuk menghindari kesan vulgar dan menjaga estetika budaya lokal yang kuat. Sehingga, PPFI semakin yakin bahwa film ini layak bertarung di ajang APFF. Pasalnya Ambu merupakan karya film perdananya dapat dikirim ke APFF mewakili Indonesia.
Source: Suara Pembaruan January 03, 2020 03:45 UTC