LDII mengingatkan masyarakat tetap menyikapi perbedaan pilihan politik. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prasetyo Soenaryo berpendapat menyakralkan Pemilu Presiden RI berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat yang majemuk. Prasetyo di Jakarta, Jumat (28/12), mengatakan bahwa Pilpres RI yang disakralkan sebagai persoalan hidup dan mati akan mengarah pada polarisasi dan perpecahan di tengah masyarakat hanya karena berbeda dukungan. masyarakat secara dewasa menyikapi perbedaan yang ada. Sementara itu, dalam kehidupan sehari-hari, kata dia, pergaulan agar biasa saja tidak perlu bermusuhan hanya karena beda pilihan saat pilpres.
Source: Republika December 28, 2018 16:52 UTC