JAKARTA - Big data yang digaungkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan terkait keinginan masyarakat agar Pemilu 2024 ditunda adalah berita bohong alias hoaks. “Jadi saya sampaikan bahwa yang disampaikan oleh saudara Luhut Binsar Pandjaitan itu adalah (berita) bohong. Meski demikian, La Nyalla tak ingin ikut campur terkait urusan posisi Luhut perlu mundur atau tidak setelah menyampaikan berita bohong tersebut. Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, ada 110 juta masyarakat yang menginginkan penundaan Pemilu 2024. Sementara itu, rangkapnya jabatan Luhut Binsar Pandjaitan menjadi contoh buruk dari pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Source: Jawa Pos April 14, 2022 10:27 UTC