Menurut Marius, dengan pelayanan yang lambat itu, tentunya akan berdampak pada arus kunjungan wisatawan asing dan juga akan memperburuk citra NTT. Kita sudah gencar promosi pariwisata NTT, kalau bea cukai dan imigrasi tidak siap tentu akan menghambat pariwisata kita. Selain itu di Maumere, Kabupaten Sikka, hal yang sama pun terjadi di mana wisatawan asing harus menunggu lama terkait pemeriksaan dokumen. Apalagi kalau sampai ribuan turis tentu mereka akan kesulitan yang berdampak luas pada arus kunjungan turis,” katanya. Untuk itu Marius minta kepada pihak imigrasi pusat segera menyediakan sarana dan prasarana yang baik dan juga sumber daya manusia yang memadai sehingga tidak menghambat arus kunjungan wisatawan ke NTT.
Source: Kompas October 29, 2016 08:18 UTC