REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Sayyed Ali Khamenei oleh serangan gabungan Amerika Serikat-Israel pada Sabtu (28/2/2026), membuat negara yang sedang berperang tersebut melakukan proses pemilihan untuk mengganti figur pemimpin tertinggi pengganti. Proses tersebut sedang dilakukan seiring dengan pengumuman resmi Otoritas Iran untuk membentuk dewan transisi beranggotakan tiga tokoh kunci pada Ahad (1/3/2026) lalu. Dewan ini akan memimpin negara hingga Majelis Ahli menetapkan pemimpin baru, lapor Al Jazeera. Anggota Majelis Ahli, Ali Moalemi, menyatakan, proses pemilihan Pemimpin Tertinggi yang baru "tidak akan memakan waktu lama". Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memberikan keterangan pers di Teheran, Iran, 10 Mei 2024.
Source: Republika March 03, 2026 16:08 UTC