Dalam konferensi pers ini jajaran direksi dan komisaris Pertamina didampingi oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno. Jika sesuai jadwal, Pertamina seharusnya sudah memberikan laporan keuangan 2018 pada Februari 2019, namun ternyata realisasinya molor hingga Mei 2019. BACA: RUPS, Pertamina Catatkan Laba Rp 35,9 Triliun sepanjang 2018Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama Pertamina, Pahala N Mansury, mengatakan keterlambatan ini dikarenakan perseoran memerlukan tambahan waktu untuk mencatat seluruh pendapatan yang harus diakui oleh perseroan. Hadir dalam RUPS tersebut Direktur Keuangan Pertamina yang menjadi Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama Pertamina, Pahala N Mansury. Dalam konferensi pers, Pertamina mengumumkan mendapat laba sebesar
Source: Koran Tempo May 31, 2019 10:52 UTC