JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, makin banyak korban yang melaporkan pemilik padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi atas dugaan penipuan. "Satu laporan di Bareskrim Polri, di Polda Jawa Timur ada tiga, dari Makassar juga ada Rp 200 miliar," ujar Martinus di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/10/2016). Sementara untuk laporan ke Polda Jatim, para korban mengaku tertipu masing-masing senilai Rp 800 juta, Rp 900 juta, dan Rp 1,5 miliar. Meski juga menerima laporan dugaan penipuan, polisi tetap mendahulukan penanganan kasus pembunuhan mantan anak didik Taat Pribadi. Kompas TV Geger Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Source: Kompas October 03, 2016 06:33 UTC