Presiden Lebanon meminta tentara dan polisi memulihkan kondisi di Beirut. REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Presiden Lebanon Michel Aoun meminta tentara dan komandan keamanan memulihkan ketenangan di Beirut. Polisi Lebanon menembakkan gas air mata dan meriam air ke arah ratusan pendemo anti-pemerintah di Beirut. Demonstrasi Lebanon telah terjadi sejak Oktober tahun lalu. Akibat dmeo yang meluas, Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri mengundurkan diri tahun lalu.
Source: Republika January 19, 2020 05:03 UTC