Selain itu, Awi juga berpesan kepada para pengunjung tempat wisata yang membawa anak kecil agar bisa lebih berhati-hati. Sebagai antisipasi, pihaknya mengaku telah mensiagakan ratusan personel untuk berjaga di tempat wisata guna memberikan rasa aman kepada para pengunjung yang ingin berlibur. "Jangan sampai anaknya lepas dari pengawasan, biasanya hilang anak sering terjadi di tengah keramaian. Lokasi wisata kerap diramaikan para pengunjung. Biasanya yang sering terjadi ialah aksi jambret dan hipnotis.
Source: Jawa Pos July 07, 2016 17:37 UTC