Tadung mengamuk menggunakan senjata tajam (sajam). Menurut kisah warga setempat, Tadung dalam setahun ini kerap mengamuk di dalam rumah setelah ayahnya wafat dan ditinggalkan istrinya pulang ke rumah orang tuanya. Dia tidak mengijinkan saya bertemu dengan putri saya yang tinggal bersama neneknya di Alalak Selatan,” ujarnya. Dari laporan warga sekitar, bahwa yang bersangkutan sering mengamuk dan membawa senjata tajam. “Karena dianggap membahayakan nyawa orang lain dan kenyamanan, dia kami amankan,” jelas Uski.
Source: Jawa Pos March 19, 2017 01:29 UTC