Jika hasil pembahasan besok masih tak jelas, lanjut Ermalena, maka bisa jadi menghambat pembahasan anggaran vaksin untuk 2017 mendatang. Oleh karena itu, pihaknya akan menelusuri lebih lanjut kepada lima instansi tersebut mengapa peredaran vaksin palsu masih terjadi. "Karena sebagian besar Komisi IX beranggapan clear dulu (masalah vaksin palsu) baru masuk kepembahasan anggatan. Adapun alokasi anggaran untuk vaksin reguler mencapai Rp 1,2 triliun. Wakil Ketua Komisi IX Ermalena menuturkan, vaksin palsu telah lama beredar.
Source: Kompas July 13, 2016 11:26 UTC