Sampah terdeteksi di 9 dari 17 sampel air di Semenanjung Antartika pada awal 2018. REPUBLIKA.CO.ID, OSLO -- Greenpeace mengungkapkan pada Kamis (7/6) pihaknya menemukan limbah plastik dan bahan kimia berbahaya di bagian terpencil Antartika tahun ini. Potongan kecil plastik hingga potongan tas belanja sampai ban mobil terdeteksi di sembilan dari 17 sampel air yang dikumpulkan di Semenanjung Antartika pada awal 2018. Badan Lingkungan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengatakan polusi plastik telah terdeteksi dari Kutub Utara menuju Antartika. Tahun lalu, peneliti dari Universitas Hull dan tim Survey Antartika Inggris menemukan kandungan plastik di Antartika lima kali lebih tinggi dari perkiraan.
Source: Republika June 08, 2018 09:00 UTC