TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia atau YLKI, Tulus Abadi mengatakan konsumen pengguna pesawat terbang perlu berhati-hati mengenai adanya kebijakan penghapusan bagasi gratis oleh salah satu maskapai, yakni Lion Air. Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantono mengatakan untuk mengganti kebijakan bagasi cuma-cuma tersebut Lion Air memiliki dua jenis pengenaan tarif bagasi. "Ada dua produk yakni excess baggage dan voucher prepaid baggage. Danang menjelaskan voucer prepaid baggage ini dijual mulai dari berat 5 kilogram hingga 30 kilogram dengan harga yang disesuaikan dengan rute tujuan. "Voucher prepaid baggage, bisa dibeli jauh hari sebelum keberangkatan, harga lebih murah ketimbang excess baggage," kata Danang.
Source: Koran Tempo January 05, 2019 10:18 UTC