TEMPO.CO, Jakarta - Layanan pembayaran online PT Visionet Internasional atau OVO menyebutkan saat ini kepemilikan perusahaan terdiri dari banyak pihak. Teka-teki pemilik baru OVO mengemuka setelah pekan lalu Presiden Komisaris Lippo Group Mochtar Riady mengkonfirmasi kepemilikan Grup Lippo dalam OVO menyusut menjadi 30 persen. Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur OVO menyebutkan pelepasan saham oleh pendiri merupakan langkah yang lumrah dalam perusahaan teknologi di seluruh dunia. Menurutnya, putaran pendanaan yang dilakukan untuk OVO membuat kepemilikan pendiri yakni grup Lippo menjadi menurun. Meski begitu, Karaniya menolak memastikan besaran kepemilikan Lippo dalam OVO menjadi 30 persen ataupun besaran jumlah putaran pendanaan yang dikumpulkan.
Source: Koran Tempo December 05, 2019 11:26 UTC