Menurut Lukaku, ujaran diskriminatif kerap muncul di jagad maya selain di lapangan. REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Striker Chelsea, Romelu Lukaku, meminta perusahaan media sosial (medsos) lebih tegas mencegah ujaran rasialisme yang belum hilang dari jagad maya. Lukaku baru saja memutuskan untuk berhenti berlutut sebelum laga karena dinilai tak efektif membendung rasialisme. Hal senada juga dilakukan oleh pemain Crystal Palace, Wilfried Zaha, yang memutuskan berhenti berlutut sebelum laga sebagai bentuk protesnya terhadap pencegahan rasialisme yang masih loyo. Lukaku berharap kapten tim mewakili setiap klub untuk berdiskusi dengan perusahaan pemilik medsos guna membicarakan tindakan yang lebih tegas soal rasialisme.
Source: Republika September 24, 2021 12:22 UTC