Terkait dengan penyalahgunaan akun facebook miliknya sejak pertengahan tahun 2012 sampai dengan sekarang, yang bersangkutan menjelaskan bahwa belum pernah melaporkan kepada pihak Kepolisian RI. Mabes TNI Minta Kemkominfo Tutup Akun Palsu yang Atas Namakan Instansi[JAKARTA] Markas Besar (Mabes) TNI secara resmi melayangkan permintaan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk segera menutup akun-akun palsu yang mengatasnamakan instansi, pejabat dan prajurit TNI guna mengantisipasi terjadinya pembajakan yang dapat mencemarkan nama baik institusi TNI"Tidak hanya pembajakan melalui facebook saja, upaya pencemaran nama baik TNI juga terjadi melalui website atau wadah komunitas yang mengatasnamakan TNI," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman dalam rilisnya, Rabu (8/6). Setelah selesai menjalani pemeriksaan, pada 4 Juni 2016 yang bersangkutan melaporkan kepada pihak Polda Metro Jaya tentang dugaan Tindak Pidana dan Transaksi Elektronik di akun facebooknya. Setelah perintah itu keluar, Tim Intel TNI melakukan pengecekan secara Digital Forensic di jaringan facebook dan ditemukan 35 nama palsu yang menggunakan foto-foto Lettu Kav Rhendy Jaury. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga telah menginstruksikan agar segera dilaksanakan penyelidikan dan pemeriksaan serta pengusutan dengan tuntas untuk memastikan keterlibatan prajuritnya dalam dua berita tersebut.
Source: Suara Pembaruan June 08, 2016 06:45 UTC