REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menceritakan pengalamannya saat bertama kali berjumpa dengan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Pasalnya bacaan Laa di awal kalimat tersebut, diucapkan oleh Taat tidak panjang sehingga menurut Mahfudz ini mempengaruhi perbedaan makna dalam kalimat itu sendiri. Sebab Laa di sini maksudnya Tiada Tuhan Selain Allah," ujar Mahfudz dalam siaran langsung di Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (4/10) malam. Sedangkan bacaan Laa yang diucapkan oleh Taat Pribadi cenderung cepat dan sangat pendek. "Dia baca Laa di depan pendek maka dia bukan kyai," ujar Mahfudz.
Source: Republika October 04, 2016 21:11 UTC