Majalah Horison sendiri terbit pada bulan Juli tahun 1966 setelah melewati bulan-bulan yang penuh dengan ketegangan untuk melakukan penumpasan partai komunis Indonesia. Majalah Horison menitikberatkan untuk memuat sastra dengan kesadaran yang penuh bahwa bidang sastra memiliki peranan yang vital sebagai perangsang kreativitas pemikiran, baik individu atau antarbangsa. Antusiasme terkait sastra juga semakin berkembang dengan terbitnya kembali majalah Sastra yang dipimpin oleh H.B. Jassin yang dimuat di majalah Horison merupakan awal sumbangan majalah Horison terhadap sejarah sastra Indonesia. Prestasi majalah Horison sangat membanggakan jika dibandingkan dengan majalah sastra yang hanya terbit dalam kurun waktu beberapa tahun, seperti majalah Sastra dan Kisah.
Source: Republika April 08, 2022 14:58 UTC