REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT — Selatan Lebanon kembali menjadi medan pertempuran yang paling berdarah bagi pasukan pendudukan Israel (IDF). Pasukan Israel yang mencoba merangsek maju disambut dengan hujan rudal pemandu dan ledakan perangkat improvisasi (IED) yang menyebabkan kepanikan dan kerugian besar di pihak agresor. Berdasarkan kesaksian lapangan, pasukan Hizbullah berhasil memancing unit-unit Israel ke dalam zona penyergapan yang telah dirancang sedemikian rupa. Di poros Aitaroun-Ainata, tank-tank Israel yang sedang melaju dihantam rudal pemandu dan ranjau darat secara simultan. Tentara Israel menghadiri pemkaman rekannya yang tewas di Gaza, di pemakaman militer Mount Herzl di Yerusalem, 27 April 2025.
Source: Republika March 31, 2026 04:23 UTC