REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Pemerintah Malaysia memproyeksikan perekonomian negaranya akan pulih dengan pertumbuhan ekonomi antara 6,5 persen dan 7,5 persen pada tahun depan. Menteri Keuangan Malaysia Tengku Dato' Sri Zafrul Tengku Abdul Aziz, yang juga senator, mengemukakan perkiraan itu, ketika pada Jumat menyampaikan Belanjawan (RAPBN) 2021 yang diarahkan untuk pemulihan dari Covid-19 di parlemen. Inisiatif Belanjawan 2021 didukung oleh pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik sebanyak 5,2 persen," katanya. Zafrul mengatakan Malaysia telah membuktikan kepada masyarakat dunia negaranya mampu mengurus ekonominya dalam keadaan menantang sekalipun. "Bank Negara Malaysia memperkirakan menganggarkan negara mengalami kerugian di antara 2 juta hingga 2,4 juta ringgit sehari (Rp 8 miliar lebih)," katanya.
Source: Republika November 06, 2020 20:48 UTC