Pendapat ini dia kemukakan seiring dengan maraknya kecelakaan kerja dalam proyek infrastruktur selama setengah tahun belakangan. Harun mengatakan ada persoalan yang sifatnya manajerial dalam berbagai kecelakaan konstruksi tersebut. Harun menilai perusahaan badan usaha milik negara yang menjadi kontraktor mendapatkan penugasan yang terlalu besar, sedangkan target yang ada terhitung mepet. Hari ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian BUMN menggelar rapat terkait dengan kecelakaan itu. Pemerintah akhirnya sepakat menghentikan sementara proyek tersebut untuk evaluasi menyeluruh baik dari desain, metodologi kerja, SOP, dan peralatannya.
Source: Koran Tempo February 24, 2018 09:09 UTC