REUTERSTEMPO.CO, Jakarta - Karyawan Facebook mengecam CEO-nya Mark Zuckerberg untuk kebijakan iklan kontroversial yang mereka katakan bisa melindungi informasi keliru. Dalam surat yang ditandatangani ratusan pekerja, karyawan mengkritik Facebook dan Zuckerberg karena penolakan memperbaiki informasi menyesatkan yang muncul dalam iklan politik berbayar. Surat itu ditulis sebagai tanggapan terhadap sikap Facebook yang dibuat pada September lalu bahwa iklan politik berbayar sebagai bagian dari kebebasan berpendapat. Zuckerberg juga membela kebijakan Facebook, baik dalam pidato di Universitas Georgetown dan dalam sidang kongres bulan ini. Dengan menggunakan banyak alat penargetan iklan Facebook, para pekerja mengatakan kemampuan politisi Facebook untuk masuk ke audiensi terlalu besar dan dapat melemahkan debat publik.
Source: Koran Tempo October 29, 2019 01:30 UTC