REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Massa aksi damai darurat Yerusalem tiba di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS). Massa aksi ini merupakan gabungan dari beberapa organisasi yang menolak gagasan Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem menjadi Ibu kota Israel. "Ada dari UI, NU, FSLDK, dan yang dari dari daerah juga ada yang ke sini, ada 1.000-1.200 orang. Di Semarang, Surabaya, Bandung, dan daerah lainnya juga ada aksi serupa," ujar Koordinator Aksi Agus Sudarmaji kepada Republika.co.id, di depan Kedubes AS, Jakarta Pusat, Jumat (8/12). Pantauan Republika.co.id, massa aksi mulai tiba di lokasi semitar pukul 13.00 WIB.
Source: Republika December 08, 2017 07:07 UTC