TEMPO/M Julnis FirmansyahTEMPO.CO, Jakarta - Stigma atau pandangan negatif masyarakat terhadap pasien COVID-19 menyebabkan sebagian masyarakat yang ingin dites menjadi enggan memeriksakan diri. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menilai faktor stigma itu masih menjadi penyebab masyarakat enggan memeriksakan diri ketika bergejala atau setelah terlibat kontak erat dengan pasien COVID-19. "Itu benar, salah satunya," kata anggota Tim Pakar Satgas COVID-19 Bidang Perubahan Perilaku Turro Wongkaren, dalam konferensi pers Satgas COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Selasa, 24 November 2020. Kepada masyarakat secara luas ia juga mengimbau untuk mencari tahu banyak informasi yang benar tentang COVID-19 dan pencegahannya sehingga bisa bersikap lebih bijaksana kepada tetangga yang mungkin terinfeksi COVID-19. *Konten ini merupakan kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Source: Koran Tempo November 25, 2020 04:52 UTC