JawaPos.com – Insiden tragis terbaliknya perahu penyeberangan di Sungai Kalimas membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo memetakan perahu tambang yang beroperasi. Ketika terkena arus sungai, perahu tidak mudah terbalik. Dia mengatakan, setelah insiden nahas tersebut, petugas langsung memetakan keberadaan perahu penyeberangan di Balongbendo. Menurut Asrofi, perahu penyeberangan di Jeruklegi seharusnya bisa menjadi contoh tambangan lain. Dihentikannya pengoperasian perahu penyeberangan di kawasan Balongbendo untuk sementara waktu, kata dia, juga cukup membantu pencarian.
Source: Jawa Pos April 17, 2017 12:56 UTC