REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Parade Bhineka Tunggal Ika yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (19/11) mendapat sorotan dari media luar negeri. Aksi ini disebut sebagai ajakan untuk menjaga persatuan Indonesia di tengah kondisi politik dan isu agama yang memanas. ABC News menyebutkan, aksi tersebut dilakukan tiga hari setelah polisi menetapkan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Mereka juga menyebut adanya ancaman protes yang lebih besar jika Ahok tidak dipenjara. Tidak ada yang boleh membawa bendera atau spanduk yang mewakili organisasi, kelompok, atau partai politik tertentu,” tulis the Straight Times tentang Parade Bhineka Tunggal Ika, pada akhir laporannya.
Source: Republika November 19, 2016 20:45 UTC