Diagnosa awal, dokter tersebut mengalami peradangan otak. REPUBLIKA.CO.ID, MEXICO CITY -- Otoritas Meksiko mengatakan sedang mempelajari kasus dokter perempuan berusia 32 tahun yang dirawat di rumah sakit usai menerima vaksin Covid-19. Otoritas juga menyebutkan tidak ada bukti dari uji klinis bahwa seseorang mengalami peradangan otak setelah mendapatkan vaksin. Lebih dari 126.500 orang di Meksiko meninggal karena Covid-19. Negara itu mulai mendistribusikan gelombang pertama vaksin Covid-19 kepada petugas kesehatan pada 24 Desember, dilansir dari Reuters, Ahad (3/1).
Source: Republika January 03, 2021 05:03 UTC