KOMPAS.com - Ketika rumor tentang lockdown jilid dua mulai beredar di Inggris, seorang warga, Leanne Barnes, khawatir bahwa kebutuhan sehari-hari seperti roti dan tisu toilet akan kembali langka. Melansir Reuters, Jumat (13/11/2020), saat lockdown pertama kali diberlakukan di Inggris, Barnes berusaha memperbanyak stok makanan di dapurnya. Berdasarkan pantauan Reuters, sejauh ini tidak terlihat adanya panic buying oleh konsumen yang sempat mengakibatkan produsen makanan kemasan kelimpungan pada saat lockdown pertama. Lebih siapKepada Reuters, beberapa produsen makanan kemasan terkemuka di Inggris seperti Campbell Soup, Kraft Heinz, dan McCormick & Co telah melakukan langkah-langkah antisipasi untuk menghadapi situasi seperti saat awal lockdown. Analisis dari Reuters juga memperlihatkan bahwa konsumen di Amerika Serikat dan Eropa melakukan pembelian kebutuhan sehari-hari dalam jumlah lebih sedikit dibanding saat lockdown pertama.
Source: Kompas November 19, 2020 09:00 UTC