JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menolak hasil hitung cepat ( quick count) sejumlah lembaga yang memenangkan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Baca juga: Jokowi-Maruf Menang Pilpres 2019 Versi Quick Count 9 LembagaKetua Umum Partai Gerindra itu mengaku tim internalnya sudah melakukan perhitungan manual atau real count. Untuk menguji akurasi hitung cepat ini memang masih harus menunggu rekapitulasi resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan diumumkan pada 22 Mei 2019. Namun, Litbang Kompas bukan kali ini saja melakukan hitung cepat. Lembaga ini sudah mulai berpartisipasi dalam hitung cepat pemilu sejak 2007 lalu.
Source: Kompas April 18, 2019 06:56 UTC