REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Usai melaksanakan shalat Shubuh berjamaah, ribuan orang masih memenuhi halaman Masjid Al-Azhar untuk mengikuti rangkaian acara Tabligh Akbar Politik Islam. "Hari ini ada pengajian politik Islam yang sudah berjalan sejak 2013," kata Ustaz Bachtiar usai memberikan tausiyah di acara Tabligh Akbar Politik Islam kepada Republika.co.id, Ahad (15/1). Bachtiar mengatakan, pengajian politik Islam adalah lembaga strategis untuk mempertemukan ummat Islam dengan calon pemimpinnya. Hanya saja pengajian kali ini ditekankan panitia untuk memilih pemimpin Muslim. Hal ini memang menjadi bagian dari proses berdemokrasi di Indonesia"Di mana warga negara tidak bertentangan dengan demokrasi jika memlih calon pemimpin yang berdasarkan keyakinannya dan sesuai dengan kepercayaannya," ucapnya.
Source: Republika January 15, 2017 02:40 UTC